Aku, Kamu dan Juga Teman-teman Yang Lain (05)

Sahabat Sejati


Dalam FansPage IKASMANTIRA ini ada dari tahun angkatan berapa ?, saya yakin di sini ada kakak kelas ku, dan pastilah ada adek kelas ku, setelah kita menamatkan tahun terakhir kita di sekolah kebanggan kita itu, di tahun-tahun pertama mungkin kita semua melewatkan nya dengan normal, yang masih sekota masih bisa baku tatap muka, bertegur sapa, lalu tahun berganti tahun, beberapa teman saya yakin sudah mulai mencari sesuatu yang lebih untuk menyambut dunia yang lebih keras.


Dan masing-masing kita pun akhirnya berada di moment yang memang sudah di cita-citakan, atau mungkin saja nih beberapa teman sedang berada di suasana yang sama sekali tidak pernah di cita-citakan, seperti teman seangkatan ku tahun 1997 ada yang bercita-cita untuk jadi Ahli Kandungan tapi eeeh tak kesampaian, tapi sekarang dia sukses jadi seorang dokter papan atas, atau saya yang dulu bercita-cita salah satunya ingin belajar di PGTK IKIP tapi eeeh juga tak kesampaian, dan logikanya nih mungkin dari apa yang pernah kita cita-citakan itu ada yang tak tercapai, tapi sejatinya semua akhirnya berhasil menuntaskan cita-cita yang tak pernah terpikirkan oleh kita semasa kita menuntut ilmu di sekolah kebangaan kita , yaitu menjadi Ayah dan Ibu yang hebat, menjadi suami yang perkasa...auw, auw..hahaha..dan menjadi istri yang sholeha.


Lalu kita ber time skip ke 20 an tahun kemudian tepat di masa sekarang ini, era dengan segala keterbukaan informasi dan aneka media sosial yang katanya bisa mempermudah kita menjalin sebuah pertemanan yang tak terbatas, tanpa ada sekat pemisah  waktu dan tempat, dan beramailah masing-masing dari kita memiliki 1,2 bahkan sampai 100 akun media sosial dengan list pertemanan sampai ribuan orang.


Tapi soub...saya mau ajak berpikir teman2 sekalian, maukah jika kita menukar 5 ribuan  10 ribuan teman atau follower di media sosial kita dengan teman sebangku,  teman sekelas, teman sekolah, teman seangkatan, teman semasa awal-awal kita mengetahui kalau kopi rasanya pahit dan gula rasanya manis di kehidupan nyata di 20 an tahun yang lalu ?.


Kalau saya, saya tak akan menukar "dia yang tak bisa disebutkan namanya" disini (lord valdemord apa,.heheh), almarhum Hamdia, brader ku suharto, kahar. hamsil, alimuddin, ferry, irman, kabuto ubi kantofi, dhoni, gani, akbar (yang ku tak tau dimana rimbanya), lalu yang teman2 perempuan ku dulu yang saya kenal di 20 an tahun yang lalu. ada leni, purna, sang pemilik siluet indah, nur, dian, ramlah, saiba, budinem, emi, ade, siapa lagi itu, oh iya ada susi angreini, ada sheni (oh iya dia dari sma 1 raha, tapi saya kenal sejak kelas 1 smp di smp 2 raha dan ada juga di page ini) dan beberapa teman lainnya yang tidak bisa saya sebutkan satu/satu disini.


Saya tak akan menukar kalian dengan seseorang yang baru meng add saya di media sosial kemaren, tadi atau yang akan datang, tidak akan soub, tidak akan.


(tapi tunggu dulu, kalau di tukar uang, mungkin saya mau..hahaha, bercanda soub...yasalam)


Prinsip ku, ketika saya menapaki sebuah tangga kehidupan, kalian adalah anak tangga pertama itu.


Untuk "kamu" sahabat ku... yang tidak bisa saya sebutkan namamu disini, saya mengucapkan seribu kata maaf yang tak terkira, saya masih berharap semoga saya masih di kasih izin oleh Allah untuk dapat menatap wajah mu, walau pun itu untuk satu kali saja


Juga untuk teman2 yang lain, semoga Allah memberi izin untuk bisa mengatakan "apa kabar mu", tepat di depan wajah kalian yang mungkin sudah tak gagah lagi karena faktor usia, kecuali saya yang tetap selalu gagah..hahah, toh Irman, kahar


Ben, the two of us need look no more

We both found what we were looking for

With a friend to call my own

I'll never be alone

And you, my friend, will see

You've got a friend in me

(you've got a friend in me)


Mikhael Jakson


Salam,.


Zulham Efendi, Alumni SMA 3 Raha 3 IPS 1 angkatan 97


Artikel Lain Yang Berkaitan :

0 komentar:

Posting Komentar